Senin, 11 Juli 2011

INSTALASI ACTIVE DIRECTORY WINDOWS SERVER 2003

Widi Jatmiko
0703040043
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Jl. Raya Dukuh Waluh Banyumas
http://widjat.blogspot.com


ABSTRAKS
Active directory adalah suatu sistem layanan direktori untuk mengelola user atau sumberdaya jaringan lainnya dalam suatu jaringan yang berjalan di sistem operasi windows server. semua informasi baik user, computer dan informasi lain dapat disimpan dalam database yang terpusat. Active directory terdiri atas basis data dan juga layanan direktori. Basis data yang dimiliki oleh Active directory menyimpan segala sumber daya yang terdapat di dalam jaringan, seperti halnya komputer yang telah tergabung ke sebuah domain, daftar akun pengguna dan kelompok pengguna, folder yang di-share, dan lain-lain.
Elemen dasar dari active directory adalah active directory object. Sebuah active Directory object ini dapat berupa sebuah akun pengguna, komputer yang tergabung ke dalam sebuah domain windows server, printer, aplikasi, folder, atau sumber daya lainnya di dalam jaringan.

terminal service

Minggu, 10 Juli 2011

Masih Terlalu Pagi (VANAQUEEN)

REPLICATION WITH SNAPSHOT

Widi Jatmiko
0703040043
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik,Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Jl. Raya Dukuh Waluh Banyumas
E-mail: zatmiko_it@yahoo.co.id
http://widjat.blogspot.com


ABSTRAKS
Secara default, semua tiga jenis replikasi menggunakan snapshot untuk menginisialisasi Pelanggan. SQL Server Agen Snapshot selalu menghasilkan file snapshot, tapi agen yang memberikan file berbeda, tergantung pada jenis replikasi yang digunakan. Snapshot replikasi dan replikasi transaksional menggunakan Agen Distribusi untuk mengirimkan file, sedangkan menggabungkan replikasi menggunakan Server Agen Gabung SQL. Agen Snapshot berjalan pada Distributor. Agen Distribusi dan Agen Merge dijalankan pada Distributor untuk langganan mendorong, atau Pelanggan untuk langganan menarik. Untuk informasi lebih lanjut tentang mendorong dan menarik langganan, lihat Berlangganan Publikasi . Untuk informasi lebih lanjut tentang agen, lihat Ikhtisar Replikasi Agen .
Pada artikel ini, saya ingin memberitahu Anda tentang beberapa topik umum Microsoft SQL Server replikasi: replikasi topologi, jenis replikasi, dan agen replikasi. Saya juga akan membahas replikasi Snapshot: cara untuk memeriksa kondisi yang diperlukan untuk jenis replikasi dan bagaimana untuk backup dan restore database dalam skenario replikasi. Untuk ilustrasi konsep-konsep ini, saya juga akan menyediakan panduan langkah demi langkah untuk membuat sebuah proses Snapshot replikasi. Karena itu hanya contoh tes, saya menggunakan hanya satu server untuk replikasi data: Penerbit, Pelanggan dan Distributor database tinggal pada mesin yang sama.

snapshot replication

How Snapshot Replication Works

SQL Server 
Snapshot replication is implemented by the Snapshot Agent and the Distribution Agent. The Snapshot Agent prepares snapshot files containing schema and data of published tables and database objects, stores the files in the snapshot folder, and records synchronization jobs in the distribution database on the Distributor. By default, the snapshot folder is located on the Distributor, but you can specify an alternate location instead of or in addition to the default. For more information, see Alternate Snapshot Locations.
The Distribution Agent moves the snapshot held in the distribution database tables to the destination tables at the Subscribers. The distribution database is used only by replication and does not contain any user tables.

Rabu, 06 Juli 2011

Ini bukan soal Sri Mulyani

Ini persoalan momentum yang terlewatkan. Indonesia tidak akan kiamat. Ekonomi Indonesia tidak akan kolaps dengan dengan perginya Sri Mulyani. Hanya sekali lagi kita menyiakan momen untuk melakukan perbaikan ekonomi dan kelembagaan, atas nama ‘proses politik.’ Betul, kita ingin DPR yang kritis, yang bukan hanya tukang stempel seperti di era Orde Baru. Tapi bukan DPR seperti ini yang kita inginkan. Yang berlomba-lomba ingin tampil dan menunjukkan eksistensinya.
Proses Pansus dan sesudahnya telah menjadi ajang perburuan tukang sihir. Bukan pencarian kebenaran. Bahkan, ada tendensi untuk menjadi ajang penutupan kebenaran. Lihat saja ulah para anggota Pansus yang sekarang justru membela kawan mereka Misbakhun. Padahal terkuaknya ulah kontribusi Misbakhun dalam kejatuhan Bank Century adalah buah dari proses Pansus. Artinya, pengusutan hukum untuk Misbakhun adalah konsekuensi logis dari Pansus. Tapi Pansus justru menjilat ludah mereka sendiri.
Ini persoalan sinyal yang salah. Sri Mulyani memang eksepsional. Baik sebagai akademisi, birokrat maupun politisi. Namun bukan berarti ia tak tergantikan. Indonesia tidak kekurangan stok sumber daya manusia untuk menjadi Menkeu. Masalahnya, setelah berbagai perlakuan yang diterima Sri Mulyani, apakah yang mampu akan mau? Apakah yang mau adalah yang mampu?